28 April 2010

Gadis Cantik dengan Misi Mencium 100 Lelaki Asing di Paris

Yang Ya-ching, Seorang blogger berkebangsaan Taiwan memiliki misi untuk mencium 100 pria tak dikenal di Paris. Ia berumur 27 tahun dan sedang bersekolah di Paris. Dengan hasrat untuk mengenang keberadaannya di kota ini dia memulai misinya dengan mencium salah seorang pekerja advertising yang sedang memasang billboard. Tindakannya ini menimbulkan kontroversi sendiri di blog pribadinya.

Menurut Taipei Times, para lelaki Taiwan agak cemburu dan menyesalkan kenapa misi ini dilakukan di Paris bukannya di Taiwan sendiri. Sedangkan yang lain berkritik bahwa misi ini hanyalah salah satu alasan untuk dapat mencium pria tampan di Paris. Setelah misi ini tercapai, Yang berniat untuk menuliskan pengalamannya di buku dan mengistirahatkan bibirnya, tentu saja, hihi…
nich gambarnya
sumbernya

Nenek Berusia 102 Tahun Kembali ke Sekolah

CHINA - "Tuntutlah ilmu dari buaian hingga ke liang kubur", mungkin pepatah itu selalu diingat selalu oleh seorang nenek dari China yang berusia 102 tahun ini. Ia pun tercatat sebagai siswa sekolah dasar paling tua di dunia. Ma Xiuxian dari Jinan, Provinsi Shandong, sejak usianya 13 tahun bekerja di pabrik kapas. Tapi hingga usianya beranjak satu abad lebih, dia selalu bermimpi untuk mendapatkan kesempatan memiliki pendidikan yang lebih layak. Hingga akhirnya ia sekarang memberanikan dirinya untuk memenuhi keinginannya itu. "Aku sangat bahagia, hingga aku akhirnya bisa mewujudkan impianku di usia senja ini," ujar Ma. 
Dia sangat didukung oleh putranya yang paling bungsu yang berusia 58 tahun, Yi Fengxin. Setelah mendapatkan pelajarannya ia berujar, "Terima kasih guru, terimakasih teman-teman kelasku. Aku akan belajar dengan giat dan memberikan kontribusi bagi negara ini."
Nenek itu pun menggunakan alat bantu pendengaran untuk bisa mendengarkan penjelasan gurunya dan menggunakan kaca pembesar untuk membaca tulisan di buku.
Sekadar diketahui, Ma menikah di usianya yang ke-18. Dia membesarkan sembilan orang anak, tujuh di antaranya lulusan universitas. Demikian seperti dilansir ananova.com, Rabu (7/4/2010). 


Dia mendapatkan kesempatan belajar dari salah satu sekolah setelah ia diwawancari oleh koran lokal.
Yi menjelaskan, ibunya bahkan sampai menjual perhiasannya untuk dapat membuat anak-anaknya bisa bersekolah. "Dia sangat bermimpi suatu hari nanti ia bisa bersekolah.

Baru Kenal 9 Hari, Dosen Nikahi Gelandangan!

LONDON - Jodoh memang sulit untuk ditembak. Siapa sangka seorang Dosen Joanne St Clair yang bosan dengan hidupnya, justru menikah dengan sosok yang tidak disangka.

Rasa bosan dan merasa ada sesuatu hal yang hilang yang dialami Joanne itu, membuatnya memutuskan untuk melakukan perubahan hidup, yakni berlibur ke Los Angeles (LA). Di sanalah keajaiban datang.

Seperti dikutip orange.co.uk, Minggu (25/4/2010), Joanne bertemu dengan Daniel Orlick, yang tidak lain adalah mantan kekasihnya yang sudah lama tidak bertemu. Namun, saat pertemuan "pertamanya", nasib kedua insan tersebut jauh berbeda.

Wanita 37 tahun itu adalah wanita yang memiliki kehidupan mapan dan karier yang baik. Joanne memiliki rumah dan mobil pribadi. Dia adalah seorang dosen, yang kemudian ditinggalkannya sebelum memutuskan pergi ke LA. Sementara Daniel hanyalah seorang gelandangan yang kesehariannya berusaha mengais rezeki dengan mengamen.

Daniel mengaku kepada Joanne, kehidupannya begitu nelangsa lantaran dia terobsesi menjadi penyanyi terkenal. Daniel tidak berminat untuk mencari pekerjaan selain menjadi pencipta lagu dan penyanyi.

Setelah hari kedua, mereka bertemu di sebuah Motel Venice Beach. Kedunya terlibat dalam sebuah percakapan yang sangat akrab dan hangat.

Setelah hari kelima mereka sadar, bahwa di antara mereka menemukan kecocokan dan bisa mengisi kekosongan relung hati. Daniel pun langsung mengajak Joanne untuk menikah. "Kamu tahu, kita berdua akan menikah," tuturnya. Tanpa basa-basi, Joanne pun menjawabnya, "Ya saya tahu itu."

Tepat pada hari kesembilan, mereka menikah di LA Courthouse, dengan cincin pernikahan berupa tato permanen dan menghabiskan hari-hari indahnya di motel, tempat biasa mereka bercengkrama.

Sepulangnya ke Inggris, baik keluarga maupun sahabat Joanne kaget bahwa dia telah menikah. Mereka tidak menyangka Joanne menemukan belahan jiwanya seorang tunawisma.

Tapi itulah kekuatan cinta. Sekarang mereka hidup bahagia bersama di Inggris. Keduanya memutuskan untuk mewujudkan impian Daniel dengan membuka label rekaman bersama-sama. Kini Joanne menjadi manajer pribadi sang suami.

"Dengan cara kita bertemu, tidak ada kata seperti 'tidak mungkin' bagi kami," ujar Joanne yakin.
"Itu pertemuan dan kesempatan yang dapat mengubah hidup saya melebihi impian terliar saya. Orang akan selalu meminta Anda untuk melakukan hal yang masuk akal, tapi mendengarkan kata hati mungkin hal yang patut dicoba. Saya melakukan hal itu, dan lihat apa yang terjadi padaku," pungkasnya, seraya memberikan nasehat.

Wanita Miliuner Wariskan Anak-anaknya Rp 40 Ribu Saja

gambar
Wanita sosialita ini jelas bukan model pelupa yang kemudian pergi ke Singapura untuk berobat. Namun ibu kaya raya ini menjadi berita karena hanya meninggalkan anak-anaknya kurang dari AUD$ 1,5 atau Rp 40 ribu saja. Sebelum meninggal, ibu itu percaya kalau anak-anaknya justru bersekongkol akan kematiannya.

Valmai Roche, asal Australia, yang meninggal tahun lalu dalam usia 81 tahun, mewariskan anak-anaknya dan mantan suaminya, hanya $ 1,5 AUD yang disebutnya sebagai "uang darah." Padahal kekayaannya mencapai Rp 31,5 miliar.

Namun dua putrinya menyatakan ibu mereka adalah "penipu" dan menantang keputusan itu ke Mahkamah Agung Australia Selatan. Mantan istri wali kota Adelaide ini meninggalkan 30 keping perak mata uang denominasi terendah untuk keluarganya -yang diterjemahkan masing-masing sebagai lima koin 30 sen- mengklaim itu adalah, "uang darah karena Yudas".

Sisa hartanya ditinggalkan untuk amal orang-orang Katolik Southern Cross, menurut laporan surat kabar Australia. Putri Roche -Deborah Hamilton, Fiona Roche dan Shauna Roche- juga mengklaim warisan dari perhiasan ibu mereka. Namun mereka harus menjawab pertanyaan tentang buku harian pribadi milik Nyonya Roche, yang disimpan dari Januari 1974 sampai Oktober 1981, seperti tanggal yang ditulis.

Salah satu anaknya, Hamilton menuduh ibunya memiliki pandangan palsu dan dia tidak mampu membuat disposisi yang wajar dan tepat dari harta miliknya. Seiring dengan itu, dia dan adik-adiknya telah mengambil kasus ini ke pengadilan untuk mengklaim mereka berhak mewarisi harta ibu mereka.

Roche dalam wasiatnya justru mengecualikan anak-anaknya dan mantan suaminya dari warisan karena dianggap mereka telah cukup disediakan selama tahun-tahun terakhir hidupnya. Tuan Roche, yang menjadi Wali Kota Dewan Kota Adelaide dari tahun 1975 hingga 1977, juga dikecualikan dari warisan karena punya andil dalam kerusakan pernikahan mereka pada tahun 1983.

Hanya satu perubahan yang dibuat pada tahun 1987 untuk mewariskan sebuah meja gaya Kekaisaran Prancis untuk putrinya Fiona, yang sekarang menjadi kepala perusahaan keluarga Roche Grup yang terdaftar di antara 200 perusahaan terkaya di Australia. Tak ada komentar dari pengacara keluarga. Kasus ini akan dibuka lagi bulan depan.

http://www.tempointeraktif.com/hg/oops/2...46,id.html
sealkazzsoftware.blogspot.com resepkuekeringku.com