25 June 2010

Kisah Cinta Menggetarkan Kakek-Nenek 80 Tahun dari Turki

Kisah cinta ini benar-benar menggetarkan, sekaligus menggelikan. Uniknya, kisah ini tidak terjadi laiknya di kisah-kisah novel atau sinetron, melainkan di kehidupan nyata, di sebuah kota Konya yang eksotik dan menawan, di wilayah Turki bagian tengah.

Kaltum Arslan, seorang janda dan nenek berusia 80 tahun, tiba-tiba dikabarkan hilang dan minggat dari rumahnya setelah anak-anak dan cucu-cucunya menolak kisah cinta dan rencana pernikahannya dengan kekasihnya, seorang duda dan kakek yang juga seumur.

Sebagaimana dilansir kantor warta Turki Dunya Bulteni (25/12), Kaltum tinggal di salah satu desa berbukit yang hijau dan indah di provinsi Konya, di Turki bagian tengah. Ia berkenalan dengan seorang lelaki bernama Kazim Yildiz, yang juga seumuran dan berstatus duda.

Kaltun dan Yildiz bertemu sekitar dua bulan silam, saat keduanya mengambil uang santunan bagi lansia dari pemerintah. Dan memang dasar cinta yang katanya tak mengenal usia, perasaan abstrak itu pun bersemi di hati kedua kakek-nenek itu. Hingga akhirnya, keduanya pun bersepakat untuk merencanakan pernikahan.
Tapi, nasib tak berjalan mulus. Anak-anak dan cucu-cucu Kaltum menolak percintaannya, juga rencana pernikahannya.

Pada tanggal 10 Desember kemarin, Kaltum keluar rumah. Ia berkata, ia akan berangkat ke sebuah klinik untuk mengecek kesehatan. Namun, kok, ia tidak kembali lagi ke rumah. Salah seorang cucu Kaltum pun menyusulnya ke klinik itu. Tapi, si cucu tidak mendapatkan neneknya di sana, dan setelah dicek ke petugas klinik, tidak pula didapati ada daftar nama pasien Kaltum.

Pihak keluarga pun melaporkan "kehilangan" nenek mereka ke kepolisian. Dan, setelah melakukan pencarian selama tiga hari, Kaltum pun ditemukan tengah berada di rumah kekasihnya, Kazim Yildiz.
Kepada anak-anak dan cucu-cucunya, juga kepada pihak kepolisian, Kaltum mengatakan jika ia tak mau kembali ke rumahnya jika ia tidak menikah dengan Kazim.

Setelah melihat keadaan demikian, akhirnya pihak anak-anak dan cucu-cucu Kaltum pun berpikir ulang. Sikap dan keputusan mereka melunak, bahkan berubah. Mereka pun akhirnya menyetujui rencana pernikahan Kaltum.

Rencananya, Kaltum dan Kazim pun akan melaksanakan hajat pernikahan mereka di awal tahun nanti. Aih, aih. (ags/db)

Sumber :http://www.eramuslim.com/berita/dunia/kisah-cinta-menggetarkan-kakek-nenek-80-tahun-dari-turki.htm

Kisah Cinta si Cacat yang Sempurna

inilah kisah cinta orang cacat yang telah berkeluarga, tapi sang suaminya bisa dikatakan memiliki wajah dan tubuh yang sempurna. Di dunia ini, masih ada rupanya cinta yang sempurna.
Untuk Sahabat2ku, ini sebuah kisah menyentuh hati dalam foto yang nyata. Tuhan itu maha adil dan maha penyayang, Kisah seorang suami istri dalam keluarga yang sangat sederhana, melihat rata2 sosok laki nya itu bisa dinilai seorang pria yang cukup sempurna terutama dalam penampilannya, tapi dia mempunyai seorang istri yang mempunyai kelainan dalam fisiknya, dimana wanita tersebut tidak mempunyai kaki sama sekali total dai ujung kaki hingga ujung paha bahkan wanita itu tidak memiliki sama sekali pinggul (bagian dari pangkal paha hingga batas pinggang),
jadi sulit skali bila duduk karena tida memiliki alas dibawah pinggang tsb., tapi kebesaran Tuhan tentu lain, wanita tersebit memiliki suami yang cukup ganteng, masih muda dan sangat cukup sempurna mau memiliki dan mengasihi seorang wanita yang mempunyai cacat fisik bawaan. mereka sekarang dikaruniai dua orang anak yang sangat sempurna dan lucu sekali.
Silahkan anda menyimak satu persatu foto2 keluarga tersebut tentu saya melihatnya dengan hati sangat haru.
This image has been resized. Click this bar to view the full image. The original image is sized 550×366 and weights 70KB.
This image has been resized. Click this bar to view the full image. The original image is sized 550×366 and weights 60KB.
Sumber : http://www.antonhuang.com/kisah-cinta-yang-sempurna/

16 June 2010

Cerita Menyentuh dari India

Istriku berkata kepada aku yang sedang baca koran. Berapa lama lagi kamu baca koran itu? Tolong kamu ke sini dan bantu anak perempuanmu tersayang untuk makan. Aku taruh koran dan melihat anak perempuanku satu2nya, namanya Sindu tampak ketakutan, air matanya banjir di depannya ada semangkuk nasi berisi nasi susu asam/yogurt (nasi khas India /curd rice). Sindu anak yang manis dan termasuk pintar dalam usianya yang baru 8 tahun. Dia sangat tidak suka makan curd rice ini. Ibu dan istriku masih kuno, mereka percaya sekali kalau makan curd rice ada “cooling effect”.

Aku mengambil mangkok dan berkata Sindu sayang, demi ayah, maukah kamu makan beberapa sendok curd rice ini? Kalau tidak, nanti ibumu akan teriak2 sama ayah.

Aku bisa merasakan istriku cemberut di belakang punggungku. Tangis Sindu mereda dan ia menghapus air mata dengan tangannya, dan berkata “boleh ayah akan saya makan curd rice ini tidak hanya beberapa sendok tapi semuanya akan saya habiskan, tapi saya akan minta” agak ragu2 sejenak “akan minta sesuatu sama ayah bila habis semua nasinya. Apakah ayah mau berjanji memenuhi permintaan saya?”
Aku menjawab “oh pasti, sayang.”
Sindu tanya sekali lagi, “betul nih ayah ?”
Yah pasti sambil menggenggam tangan anakku yang kemerah mudaan dan lembut sebagai tanda setuju.”
Sindu juga mendesak ibunya untuk janji hal yang sama, istriku menepuk tangan Sindu yang merengek sambil berkata tanpa emosi, janji kata istriku. Aku sedikit khawatir dan berkata: “Sindu jangan minta komputer atau barang2 lain yang mahal yah, karena ayah saat ini tidak punya uang.”

Sindu menjawab : jangan khawatir, Sindu tidak minta barang2 mahal kok. Kemudian Sindu dengan perlahan-lahan dan kelihatannya sangat menderita, dia bertekad menghabiskan semua nasi susu asam itu. Dalam hatiku aku marah sama istri dan ibuku yang memaksa Sindu untuk makan sesuatu yang tidak disukainya.

Setelah Sindu melewati penderitaannya, dia mendekatiku dengan mata penuh harap, dan semua perhatian (aku, istriku dan juga ibuku) tertuju kepadanya. Ternyata Sindu mau kepalanya digundulin/dibotakin pada hari Minggu. Istriku spontan berkata permintaan gila, anak perempuan dibotakin, tidak mungkin. Juga ibuku menggerutu jangan terjadi dalam keluarga kita, dia terlalu banyak nonton TV dan program2 TV itu sudah merusak kebudayaan kita.

Aku coba membujuk: Sindu kenapa kamu tidak minta hal yang lain kami semua akan sedih melihatmu botak. Tapi Sindu tetap dengan pilihannya, tidak ada yah, tak ada keinginan lain, kata Sindu. Aku coba memohon kepada Sindu : tolonglah kenapa kamu tidak mencoba untuk mengerti perasaan kami.

Sindu dengan menangis berkata : ayah sudah melihat bagaimana menderitanya saya menghabiskan nasi susu asam itu dan ayah sudah berjanji untuk memenuhi permintaan saya. Kenapa ayah sekarang mau menarik/menjilat ludah sendiri? Bukankah Ayah sudah mengajarkan pelajaran moral, bahwa kita harus memenuhi janji kita terhadap seseorang apapun yang terjadi seperti Raja Harishchandra (raja India jaman dahulu kala) untuk memenuhi janjinya rela memberikan tahta, harta/kekuasaannya, bahkan nyawa anaknya sendiri.

Sekarang aku memutuskan untuk memenuhi permintaan anakku : janji kita harus ditepati. Secara serentak istri dan ibuku berkata : apakah aku sudah gila? Tidak, jawabku, kalau kita menjilat ludah sendiri, dia tidak akan pernah belajar bagaimana menghargai dirinya sendiri. Sindu, permintaanmu akan kami penuhi. Dengan kepala botak, wajah Sindu nampak bundar dan matanya besar dan bagus.

Hari Senin, aku mengantarnya ke sekolah, sekilas aku melihat Sindu botak berjalan ke kelasnya dan melambaikan tangan kepadaku. Sambil tersenyum aku membalas lambaian tangannya.
Tiba2 seorang anak laki2 keluar dari mobil sambil berteriak : Sindu tolong tunggu saya. Yang mengejutkanku ternyata, kepala anak laki2 itu botak.

Aku berpikir mungkin”botak” model jaman sekarang. Tanpa memperkenalkan dirinya seorang wanita keluar dari mobil dan berkata: “anak anda, Sindu benar2 hebat. Anak laki2 yang jalan bersama-sama dia sekarang, Harish adalah anak saya, dia menderita kanker leukemia.” Wanita itu berhenti sejenak, nangis tersedu-sedu, “bulan lalu Harish tidak masuk sekolah, karena pengobatan chemo therapy kepalanya menjadi botak jadi dia tidak mau pergi ke sekolah takut diejek/dihina oleh teman2 sekelasnya. Nah Minggu lalu Sindu datang ke rumah dan berjanji kepada anak saya untuk mengatasi ejekan yang mungkin terjadi. Hanya saya betul2 tidak menyangka kalau Sindu mau mengorbankan rambutnya yang indah untuk anakku Harish. Tuan dan istri tuan sungguh diberkati Tuhan mempunyai anak perempuan yang berhati mulia.”Aku berdiri terpaku dan aku menangis, malaikat kecilku, tolong ajarkanku tentang kasih.

Sumber : http://www.resensi.net/cerita-menyentuh-dari-india/2008/10/17/

Kisah Menyentuh Antara Manusia dan Singa

Kisah Menyentuh Antara Manusia dan Singa 

Seorang teman bisa datang dan pergi, namun seorang sahabat akan ada untuk selamanya. Mungkin inilah kata-kata yang bisa menggambarkan hubungan persahabatan antara Christian dengan Anthony Bourke dan John Rendall. Kisah ini berawal pada saat Anthony dan John membeli seekor bayi singa (lion). Mereka menamakannya Christian. 

Dua pemuda dan singa cilik itu tinggal di sebuah rumah di London, Inggris. Anthony dan John merawat Christian dengan penuh kasih sayang. Christian pun tumbuh dengan sangat baik. Beberapa bulan berlalu tanpa terasa. Badan Christian makin besar. Christian tidak dapat lagi tinggal di dalam rumah. Anthony dan John memutuskan untuk mengembalikan Christian ke Kenya, Afrika. Setelah satu tahun berpisah, Anthony dan John merasa kangen dengan singa peliharaan mereka. Anthony dan John pun terbang ke Afrika untuk mengunjungi Christian. Bagaimana suasana pertemuan mereka bertiga? Apakah Christian masih mengingat dua sahabatnya? 

Ini gambar dan video saat mereka bertemu kembali: 
 
Dan berikut ini adalah videonya: 
 
Sumber : http://www.forumkami.com/forum/cafe/16119-kisah-menyentuh-antara-manusia-singa.html
sealkazzsoftware.blogspot.com resepkuekeringku.com