13 July 2010

Rumah Unik

Tiny Houses (19 pics) Tiny Houses (19 pics) Tiny Houses (19 pics) Tiny Houses (19 pics) Tiny Houses (19 pics) Tiny Houses (19 pics) Tiny Houses (19 pics) Tiny Houses (19 pics) Tiny Houses (19 pics) Tiny Houses (19 pics) Tiny Houses (19 pics) Tiny Houses (19 pics) Tiny Houses (19 pics) Tiny Houses (19 pics) Tiny Houses (19 pics) Tiny Houses (19 pics) Tiny Houses (19 pics) Tiny Houses (19 pics) Tiny Houses (19 pics) Sumber : http://acidcow.com/pics/11446-tiny-houses-19-pics.html

Bentuk-Bentuk Jenggot dan Kumis

Sumber : google.com

Seikat Rambut Napoleon Dilelang Rp118 juta

Rambut Napoleon Bonaparte (Foto: sydneymedia.com)
AUCKLAND - Seikat rambut dari Napoleon Bonaparte yang dipotong setelah dia meninggal telah terjual senilai Rp118 juta pada pelelangan di Selandia Baru. Kumpulan rambut tersebut merupakan koleksi yang dibawa ke Selandia Baru pada tahun 1864 oleh Denzil Ibbetson, Komisaris Inggris yang juga seorang seniman. Ibbetson bertugas di St Helena selama enam tahun Napoleon dalam pengasingan di pulau tersebut setelah dikalahkan pada Perang Waterloo. 

Koleksi yang dimiliki terdiri 40 macam barang, termasuk sketsa Napoleon yang dibuat oleh Ibbetson pada saat dia meninggal di tempat tidur pada usia 51 tahun, sketsa itu pun terjual kepada keturunan Ibbetson. "Koleksi yang dimilikinya masih dalam keadaan yang masih bagus dan pihak keluarga meminta untuk melestarikan benda-benda ini sepanjang waktu, usianya mencapai 200 tahun," ujar Direktur Manager Rumah Lelang Hamis Coney, seperti dilansir Reuters

Kamis (1/7/2010). Menurut rumah lelang, rambut tersebut terjual oleh pembeli yang tidak diketahui namanya. Coney mengatakan, selain ketertarikan yang datang dari Selandia Baru, ada juga kolektor yang berasal dari Hong Kong, Amerika Serikat, Lithuania, dan Perancis.
Sumber : Okezone.com

Seorang Janda Hidup dengan Mayat Selama 10 Tahun

 

 Jean Stevens (91), memegangi foto dirinya beserta sang suami James sekira tahun 1940an (Foto: AP)
BRADFORD - Seorang janda tua hidup bersama mayat dari mantan suaminya selama lebih dari satu dekade karena dia tidak bisa menerima kematiannya. Jean Stevens (91) juga serumah dengan mayat saudari kembarnya yang meninggal tahun lalu. 

Setelah semua anggota keluarganya telah meninggal, Stevens memberikan balsam kepada mayat mereka dan menyimpannya di rumah. Dia merawat mayat-mayat itu semampunya hingga akhirnya polisi mencium tindakannya. "Kematian adalah hal tersulit bagi saya," ujarnya seperti dilansir Telegraph, Selasa (6/7/2010). 

Dia mengatakan bahwa dia ingin dipersatukan kembali dengan James Stevens, suaminya yang meninggal di usia 60 tahun pada tahun 1999, serta June Stevens, saudari kembarnya yang meninggal Oktober lalu. Tapi tubuh mereka telah dipindahkan ke koroner Bradford County, yang hanya tertutup baginya. "Saya pikir ketika Anda memasukkannya ke dalam tanah, itu artinya perpisahan, perpisahan. 

Dengan cara ini saya dapat menyentuhnya, melihatnya dan juga berbicara padanya," ujarnya. Ia menyimpan jenazah saudarinya dengan mengenakan pakaian terbaiknya, pada sebuah sofa dalam sebuah kamar dengan tempat tidur dan menyemprotkannya dengan pewangi yang mahal. 

Hal yang sama dilakukan kepada jenazah suaminya yang diletakkan pada sebuah sofa di dalam garasi. "Saya dapat melihatnya, menyentuhnya. Tapi sekarang, beberapa orang memiliki perasaan yang buruk, mereka mengatakan, mengapa mau memandang orang yang telah mati? Ya Tuhan. Saya merasakan hal yang berbeda mengenai kematian," pungkasnya.
Sumber : Okezone.Com
sealkazzsoftware.blogspot.com resepkuekeringku.com